Covid-19 Membuat Manchester United Memiliki Utang Sampai Rp 7,7 Triliun

Covid19 Membuat MU

Covid19 Membuat MU – Raksasa Premier League, Manchester United merilis laporan keuangan terbaru mereka. Dalam laporan ini, United menyebut bahwa utang bersih mereka saat ini mencapai 429,1 juta poundsterling atau setara 7,7 triliun rupiah.

Covid19 Membuat MU Mengalami Kerugian Dan Utang Hingga Rp 7,7 Triliun

Artinya, Manchester United mengalami peningkatan utang sebesar 127 juta poundsterling dalam tiga bulan pertama tahun 2020 ini. Catatan utang bersih ini melonjak hingga 42 persen dibanding tahun lalu. Dari Januari hingga Maret, Manchester United mengalami kerugian senilai 28,55 juta poundsterling. Angka ini sangat jomplang dibanding periode yang sama tahun lalu, di mana Setan Merah mereguk keuntungan senilai 11,1 juta poundsterling.

Dampak Hebat Covid-19. Kerugian dan bertambahnya utang yang dialami Manchester United tak lepas dari adanya pandemi global Covid-19 yang meluluhlantakkan berbagai sektor, termasuk industri sepak bola. Selain itu, hal ini juga disebabkan oleh pergerakan yang merugikan dalam nilai pertukaran mata uang Dolar Amerika Serikat. Karena masalah ini, biaya operasional bersih United dalam tiga bulan pertama ini membengkak jadi 25,3 juta poundsterling. Penurunan juga terjadi pada pendapatan dari hak siar., yakni mencapai 51,7 persen menjadi 26 juta poundsterling. Sementara itu, pendapatan dari pertandingan pun juga menurun senilai 2,6 juta poundsterling menjadi 29,1 juta poundsterling. Gara-gara pandemi Covid-19 ini, Manchester United pun melakukan revisi terhadap prediksi keuntungan mereka pada tahun ini yang mencapai 560 hingga 580 juta poundsterling.

Sikap Manchester United Terhadap Situasi Saat Ini

Terlepas dari catatan negatif dalam keuangan Manchester United, petinggi klub, Ed Woodward menegaskan bahwa pihaknya tetap berkomitmen memberikan bantuan terhadap pihak yang terdampak Covid-19.

“Sejak awal pandemi, Manchester United dan yayasan kami telah membantu rumah-sakit, badan-badan amal dan sekolah, memberi dukungan pada para pejuang garis depan dan fans yang tidak mampu,” ujar Ed Woodward.

“Aksi itu melambangkan nilai utama klub dan ketahanan di tengah-tengah kesulitan, yang sering diperlihatkan di sepanjang sejarah klub ini berdiri dan kami akan terus melakukannya. untuk melewati tantangan saat ini,” tambahnya.

“Dengan semangat tersebut, kami menantikan tim kembali ke lapangan dengan aman dan membangun momentum yang sebelumnya telah dicapai oleh Ole dan para pemain sebelumnya, sambil mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi kesehatan publik. Doa dan pikiran kami bersama mereka yang terdampak di situasi sulit seperti sekarang.” tukasnya.

Leave a Reply