Diego Simeone Sebut Kemenangan Juve Bukan Cuma karena Ronaldo

Diego Simeone

Diego Simeone – Atletico menyerah tiga gol tanpa balas ketika melawat ke markas Juventus pada leg kedua 16 besar Liga Champions 2018/19, Rabu (13/3) dini hari WIB tadi. Setelah menang 2-0 di leg pertama lalu, Atleti menyerah 0-3 di leg kedua dan tersingkir dengan agregat 2-3.

Ketiga gol Juve pada pertandingan itu diborong oleh Cristiano Ronaldo, sang megabintang. Ronaldo sekali lagi membuktikan kualitasnya di Liga Champions, dia memikul beban tim ketika kesulitan.

Atletico tampaknya selalu kesulitan ketika melawan Ronaldo. Mereka merupakan tim nomor dua yang paling sering dibobol Ronaldo. Penyerang Atleti, Antoine Griezmann mengakui Ronaldo sebagai pemain hebat yang membuat timnya tersingkir.

Menurut Diego Simeone, pertandingan itu berjalan buruk karena dia membuat banyak kesalahan. Dia mengakui taktik Juve lebih baik. Atleti kalah di banyak aspek, dan sebab itu dia menerima Juve lolos ke putaran berikutnya.

“Kami membuat banyak kesalahan, tentu saja – tapi yang saya maksud adalah saya sendiri, bukan para pemain. Mereka [Juve] tampil lebih baik secara taktik dan pada second balls. Karena itulah mereka memenangkan pertandingan,” tegas Simeone di Sky Sports.

“Saya tidak yakin ini merupakan performa terburuk kami, saya juga tidak melihat kurangnya karakter kami. Mereka hanya bermain lebih baik, dan kami harus memberi selamat pada mereka.”

“Kami bermain cukup baik hingga paruh waktu dan menciptakan peluang besar, tapi kami tidak bisa tampil maksimal di babak kedua. Kami tidak bisa mengimbangi mereka,” lanjut dia.

Lebih lanjut, soal kekuatan utama Juve, Diego Simeone menyoroti pressing tinggi skuat Juve. Dia mengakui timnya tidak bisa mengembangkan permainan karena tidak bisa melepaskan diri dari tekanan Juve.

“Saya pikir kekuatan utama Juve adalah pada kemampuan pressing mereka. Bahkan ketika kami mampu terlepas dari tekanan mereak, kami tidak cukup baik pada second balls.”

“Juventus bermain mirip seperti yang kami lakukan di leg pertama. Kami kesulitan, dan mereka layak lolos ke perempat final,” tandas dia.

“Saya ingin menjadi jelas, kami tidak keluar karena kami bermain buruk, tetapi karena Juventus bermain bagus. Ketika itu terjadi, Anda hanya perlu memberi ucapan lebih kepada oposisi,” kata Simeone.

Selebrasi ‘Cojones’ yang terlihat pada episode di Wanda Metropolitano tak terjadi di Turin. Wajah Simeone terlihat pucat dan hanya bergeming dari pinggir lapangan. Uniknya, ketika Ronaldo sukses memastikan Juve lolos melalui tendangan penalti pada menit ke-86 sang bintang sedikit meniru gaya selebrasi ‘Cojones’.

“Ronaldo adalah yang terbaik di dunia, dia dapat melakukan pertunjukan ini di malam-malam besar. Dia akan melihat bagaimana saya melakukan (Cojones) di Wanda Metropolitano dan, seperti saya, berusaha menunjukkan karakternya,” jelas Simeone.

Leave a Reply