Gelandang Ajax: Ronaldo Pembunuh, Satu Peluang Satu Gol

Gelandang Ajax –  diundi melawan Juventus di babak perempat final Liga Champions 2018/19. Menurut gelandang Ajax Hakim Ziyech, Juventus memiliki seorang ‘pembunuh’ di skuat mereka.

Pemain yang dimaksud adalah Cristiano Ronaldo.

Ronaldo saat ini merupakan pemegang rekor gol terbanyak di Liga Champions (124 gol). Ronaldo juga telah lima kali menjuarai kompetisi elit ini.

Ronaldo sekarang telah berusia 34 tahun, tapi superstar Portugal tersebut masih bersinar. Dia bahkan baru saja mencetak hat-trick untuk membawa Juventus menjungkalkan Atletico Madrid dan lolos ke perempat final.

Ajax sampai di babak ini setelah menyingkirkan juara bertahan Real Madrid dengan agregat 5-3. Kalah 1-2 di Belanda pada leg pertama, Ajax menciptakan kejutan dengan kemenangan 4-1 di Santiago Bernabeu pada leg kedua.

Sukses mengeliminasi Madrid, Ajax kemudian bertemu Juventus.

“Mereka (Juventus) adalah klub besar dengan sejarah panjang. Ini pasti akan sulit,” kata Ziyech, seperti dikutip Voetbalzone.

“Namun jika kami bisa menampilkan performa seperti yang biasa kami tampilkan di malam-malam Liga Champions, maka kami pasti punya peluang.”

Ziyech sebelum ini sudah berhadapan dengan Ronaldo, yakni ketika tim nasional Maroko melawan Portugal di babak penyisihan grup Piala Dunia 2018. Portugal menang 1-0 lewat gol tunggal Ronaldo.

“Sebelum pertandingan, yang saya pikirkan adalah: ‘bagaimana kalau Ronaldo berlari ke sini.'” Namun perasaan itu hilang setelah kick-off, hanya fokus pada permainan sendiri,” lanjut Ziyech.

“Portugal menang 1-0, sundulan Ronaldo.”

“Dia benar-benar seorang pembunuh, satu peluang satu gol, dan dia telah menunjukkannya lagi.”

“Cristiano mencetak 50 gol, dan Anda tidak dapat menemukan orang lain yang bisa melakukan itu. Beberapa harus melangkah maju, dan meskipun tidak mencetak 50, tetapi setidaknya 15-20, atau bahkan sepuluh gol. Inilah yang kami rindukan,” sambungnya.

“Itulah mengapa saya pikir mencetak gol adalah masalah terbesar kami musim ini. Misalnya dalam pertandingan Copa melawan Barcelona kami menciptakan banyak peluang, tetapi saingan dengan kualitas mereka menghukum Anda,” tuturnya lagi.

Meski begitu, Luka Modric menambahkan Real Madrid tidak bisa mengeluh selamanya karena tidak ada Cristiano Ronaldo. Ia mengatakan Los Blancos harus tetap maju dengan cara bekerja sama.

“Cristiano tidak ada di sini, jadi kami tidak bisa mengeluh selama sepuluh tahun ke depan bahwa kami tidak memilikinya,” terang Modric.

“Satu-satunya cara (maju) adalah bekerja sama. Madrid akan selalu berada di puncak, dan kemudian ini bukan datang, kami akan selalu kembali,” tutupnya.

Leave a Reply