Bentrok di Perempat Final, Guardiola Ogah Anggap Enteng Spurs

Guardiola Ogah

Guardiola Ogah – Manajer Manchester City, Pep Guardiola tak mau meremehkan calon lawan timnya di babak perempat final Liga Champions nanti, yakni Tottenham Hotspur.

Dalam undian yang digelar pada Jumat (15/3), City dipastikan akan bertandang ke markas Spurs lebih dulu sebelum berganti menjadi tuan rumah di partai leg kedua.

Undian ini juga sudah menentukan bagan untuk babak semifinal. Pemenang laga Spurs versus City akan berjumpa pemenang dari laga yang mempertemukan Ajax Amsterdam kontra Juventus.

Terlepas dari skuat penuh bintang yang dimiliki City, Guardiola tetap menganggap timnya memiliki kelemahan. Karena itu, sosok asal Spanyol tersebut ogah meremehkan siapa pun lawan mereka.

“Setiap tim memiliki titik kuat dan titik lemah, sama seperti kami. Kami kuat dalam beberapa area dan kami lemah di beberapa area lainnya,” ujar Guardiola Ogah seperti dikutip Manchester Evening News.

“Sepanjang hidup saya, saya tak pernah mengatakan akan lebih baik [untuk menghadapi Tottenham] dalam situasi ini,” tambahnya.

Lebih lanjut, Guardiola juga tak ketinggalan memuji kualitas tim yang dimiliki Mauricio Pochettino di Tottenham, terutama pada barisan lini serang mereka.

“Apa yang saya inginkan adalah para pemain saya kembali dengan bugar setelah jeda internasional dan siap untuk bermain,” tutur Guardiola.

“Saya mengenal mereka [Tottenham] dengan cukup baik, sistem berbeda yang bisa mereka pakai, betapa bagusnya lini depan mereka dengan Son Heung-min, Harry Kane, Dele Alli, dan Christian Eriksen, tapi jika Anda berbicara mengenai tim lainnya di Liga Champions maka mereka pun demikian,” tandasnya.

“Saya menghormati sekali Tottenham karena tahu kualitas mereka. Mereka bisa menggunakan beberapa sistem berbeda, mereka punya lini serang yang bagus dengan Son, Kane, Dele Alli, lalu Christian Eriksen yang berkualitas. Tim yang sulit dilawan tapi di Liga Champions semua sama rata.”

Guardiola pun wajib mewaspadai rekor buruk City saat bertemu sesama tim Inggris di kompetisi Eropa. Dari empat kali pertemuan, Man City selalu tersingkir termasuk saat dikalahkan Liverpool musim lalu.

“Semua tim punya kekuatan dan kelemahan, kami pun demikian. Kami harus coba menemukan itu.”

Leave a Reply