Kepa Tak Ingin Diganti, Kapten Manchester City Lega

kepa

Sport855 Kapten Manchester City, Vincent Kompany, merasa lega karena kiper Chelsea, Kepa Arrizabalaga, tak ingin diganti oleh Willy Caballero di laga final Carabao musim ini, Minggu (24/2) malam WIB.

Kepa menunjukan sikap kontroversial di laga final Carabao Cup kontra Manchester City, karena kiper kelahiran Spanyol ini menolak diganti oleh pelatih Maurizio Sarri.

Padahal, Sarri sudah menyiapkan Willy Cabalero dipinggir lapangan untuk masuk menggantikan Kepa yang nampak kurang fit. Alhasil, Chelsea kalah dengan skor 3-4 via drama adu penalti.

Insiden tersebut rupanya telah menguntungkan pihak Manchester City. Sebab, Vincent Kompany tahu betul jika Caballero sangat handal menjaga gawang ketika adu penalti, terutama saat mantan kiper The Sky Blues itu membantu timnya menyelamatkan tiga adu penalti melawan Liverpool di ajang Piala Capital One pada tahun 2016 lalu.

“Saya tahu betapa bagusnya Willy Caballero dalam adu penalti, terakhir kali kami memenangkannya, ia memenangkannya untuk kami, jadi saya tidak ingin dia masuk! Untung itu tidak terjadi pada akhirnya,” kata Kompany seperti dikutip Manchester Evening News.

Setelah menjuarai ajang Carabao Cup musim ini, Manchester City akan kembali fokus melakoni laga selanjutnya, yakni melawan West Ham United di laga lanjutan Liga Premier Inggris musim ini, Kamis (28/2) dini hari WIB.

Kejadian yang jarang terjadi dalam laga besar itu memunculkan pro dan kontra. Banyak yang menilai, Arrizabalaga bertindak tidak profesional karena menolak diganti pemain lain.

Sebelum Sarri memberikan keterangan secara resmi setelah pertandingan, ada anggapan bahwa Caballero lebih siap ketimbang Arrizabalaga untuk adu penalti. Alasannya mudah, Caballero mengenal betul kebiasaan para pemain Manchester City, yang merupakan mantan rekannya terdahulu.

Keputusan Chelsea tetap mempertahankan Arrizabalaga saat adu penalti ternyata disyukuri kubu lawan. Kapten Manchester City, Vincent Kompany, mengatakan Caballero merupakan kiper yang andal pada situasi menentukan itu.

“Saya tahu seberapa bagus Caballero saat penalti. Kami pernah memenangi ajang ini melawan Liverpool. Saat itu, Caballero tampil luar biasa dan membuat kami menang adu penalti,” kata Kompany.

Sekadar informasi, Manchester City pernah menang adu penalti atas Liverpool pada final Piala Liga Inggris 2015-2016. Caballero memang menjadi pahlawan dengan mematahkan tiga penendang penalti The Reds, yakni Lucas Leiva, Philippe Coutinho, dan Adam Lallana.

Kini, apa yang terjadi sudah diklarifikasi Sarri. Sarri mengatakan ada kesalahpahaman antaranya dengan Arrizabalaga.

Awalnya, Sarri menganggap Arrizabalaga mengalami cedera. Namun setelah berdiskusi dengan tim medis, Sarri tahu Arrizabalaga tidak cedera serius.

Leave a Reply