Prestasi Klopp di Liverpool Tak Ditentukan Raihan Trofi

Prestasi Klopp

Sport855.id – Legenda Liverpool, Mark Lawrenson menegaskan bahwa Jurgen Klopp tetaplah layak menukangi The Reds untuk jangka panjang terlepadua angka dari City yang memiliki satu laga sisa lebih banyak.

Prestasi Klopp Sejak ditunjuk menjadi manajer pada 2015 lalu, hingga kini Klopp belum mampu memberikan trofi. Namun Lawrenson percaya bahwa Klopp tepat untuk Liverpool karena memiliki kualitas kepelatihan yang sangat bagus.

“Finis di posisi dua akan terasa berat untuk diterima, tapi itu takkan merusak Klopp sama sekali. Dia benar-benar mampu meningkatkan setiap pemain di klub, dan itu merupakan sebuah prestasi tersendiri,” ujar Lawrenson kepada Paddy Power.

“Saya ingat, ketika ia datang ke Liverpool, mengatakan bahwa banyak tim lain di liga yang berpikir mereka berharap bisa mendapatkannya. Bersama Jurgen, apa yang Anda lihat adalah apa yang Anda dapatkan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Lawrenson juga terkesan dengan kemampuan Klopp untuk memahami klub dan sejarahnya, termasuk berhubungan baik dengan para mantan pemain Liverpool.

“Prestasi Klopp memahami hal itu. Setiap kali Anda pergi ke markas latihan, dia tertawa dan berkata ‘inilah mereka, para pemenang’. Dia selalu mengajak berbicara dan mengeluarkan ide kita mengenai klub. Dia merangkulnya,” tutur Lawrenson.

Perlu diketahui, Jurgen Klopp belum pernah menyumbangkan satu trofi bagi Liverpool sejak menangani Jordan Henderson dan kawan-kawan pada 2015. Pria berusia 51 tahun itu hanya nyaris tiga kali menambahkan koleksi trofi.

“Jadi pekerjaannya lebih dari sekadar memenangi gelar. Meski akan menyenangkan jika ia mampu menjuarainya, karena setiap kali dia ditanya soal tak memenangi sesuatu bersama Liverpool, saya yakin dia ingin mengobrol dengan siapa pun yang menanyakannya,” tukasnya.

Rekor buruk seakan menaungi Klopp bersama Liverpool karena mereka tiga kali masuk final, tetapi tiga kali pula gagal membawa pulang piala. Kesempatan datang pada Liga Inggris 2018-2019 dan Liga Champions di mana Si Merah melaju dengan kencang.

Mantan pelatih Dortmund itu mengaku kembalinya Liverpool ke papan atas dunia sepakbola jauh lebih memuaskan daripada prestasi individu. Karena itu, ia tidak menyukai pendapat bahwa masa kepelatihannya di Liverpool ditentukan lewat raihan trofi.

Leave a Reply