Sarri Tak Merasa Aneh Jika Harus Cadangkan Hazard

Sarri Tak Merasa

Sport855.id – Pemandangan yang janggal terlihat saat Chelsea melawan Eintracht Frankfurt dalam laga leg pertama semi-final Liga Europa, Jumat (3/5) dini hari tadi. Pada pertandingan itu, Maurizio Sarri selaku pelatih baru memainkan Eden Hazard pada babak kedua.

Pada musim ini, Hazard selalu menjadi penolong Chelsea. Ia disebut sebagai bintang klub karena konsistensinya bertahun-tahun ini meski klub mengalami masa keterpurukan. Pada musim ini saja, pemain asal Belgia itu sudah mengoleksi 19 gol dan 13 assist dari 48 kali tampil.

Sarri Tak Merasa Banyak yang meyakini bahwa Chelsea sangat bergantung pada kehadiran Hazard. Namun anehnya, dalam laga sepenting babak semi-final Liga Europa, Maurizio Sarri justru memilih menaruhnya di bangku cadangan dan baru memasukannya pada babak kedua.

Andaikata Hazard bermain sejak awal, maka hasilnya mungkin saja akan berbeda. Sarri berdalih bahwa keputusan mencadangkan Hazard bukanlah hal yang aneh, sebab sang bintang itu memang sedang diberi waktu untuk beristirahat.

“Untuk seorang pemain yang tampil di 70 pertandingan dalam satu musim, memainkannya dari bangku cadangan adalah reaksi yang normal. Kami harus bermain lagi dalam kurun waktu 62 jam,” tutur Sarri seperti yang dikutip dari BBC Sport.

Lebih lanjut, Sarri pun menjelaskan bahwa ia tidak mendiskusikan keputusannya tersebut terlebih dahulu dengan Hazard. Toh, pria asal Italia itu yakin bahwa Hazard bisa memaklumi apapun keputusan yang ia buat untuknya.

“Saya tidak berbicara dengan pemain yang ingin saya taruh di bangku cadangan,” lanjutnya.

Sarri Tak Merasa Laga leg pertama kontra Eintracht Frankfurt sendiri berakhir dengan kedudukan imbang 1-1. Bahkan pada pertandingan tersebut, Chelsea sempat dalam keadaan tertinggal lebih dulu melalui gol Luka Jovic sebelum Pedro menyamakan kedudukan jelang babak pertama usai.

Hasil imbang itu mungkin bisa jadi pengganggu Chelsea dalam perjalanannya mencapai babak final. Tapi optimisme Sarri untuk mengakhiri musim dengan torehan apik masih belum terkubur sedalam-dalamnya.

“Kami ingin mencapai final, dan kali ini saya ingin memenangkannya,” tambah mantan pelatih Napoli tersebut.

“Tiga bulan lalu, kami berada dalam masalah. Sekarang kami ada di empat besar dan semi-final, jadi saya pikir kami pantas memenangkan sebuah trofi,” tandasnya, Berita Bola Terkini.

Leave a Reply