Son Heung-min Mengaku Pernah Dapat Pelecehan Rasis di Inggris

Son Heung-min

Sport855.id – Bintang Tottenham Hotspur, secara blak-blakan mengungkapkan bahwa dirinya pernah menjadi korban pelecehan berbau rasisme selama berkarier di Inggris.

Belakangan ini isu rasisme kembali cukup marak diperbincangkan. Beberapa pemain berkulit hitam menjadi sasaran pelecehan oleh sejumlah suporter dalam sebuah laga sepak bola.

Son Heung-min Pekan lalu, rekan setim Son di Spurs, Danny Rose yang mendapat pelecehan rasisme ketika memperkuat tim nasional Inggris mengakui bahwa masalah rasisme ini sudah keterlaluan dan akan menimbulkan dampak luar biasa jika tidak segera ditindak.

Son Heung-min bermain di Inggris sejak digaet Spurs dari Bayer Leverkusen pada 2015 silam. Sejak saat itu pemain asal Korea Selatan tersebut menjadi andalan di lini depan The Lilywhites.

“Kita beberapa kali membicarakannya. Saya juga mendapat masalah rasisme sejak bermain di Inggris. Saya rasa reaksi terbaik [terhadap masalah rasisme] adalah dengan tak bereaksi terhadap apa pun,” ujar Son Heung-min seperti dikutip Goal International.

“Kita bermain sepak bola sebagai manusia. Tak penting dari negara mana kamu berasal. Kita memainkan satu olahraga. Kita seharusnya melindungi para pemain yang mendapat masalah rasisme dan bersama-sama melawan. Saya rasa itulah yang terpenting,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Son Heung-min menegaskan dukungan dirinya dan seluruh skuat Spurs untuk Rose yang sempat mengaku kehilangan kepercayaan terhadap sepak bola.

“Kita tak membicarakan masalah ini [di ruang ganti] karena jika kalian bertanya pada pemain, mungkin mereka tak akan mau membicarakannya. Jika Danny [Rose] datang pada kami, maka tentu kami akan mencoba membantu,” tutur Son.

“Sebagai pemain, kita harus melindungi diri kita dan rekan setim kita. Kami harus berjuang bersama-sama. Kami juga melawan tim lain, tapi kami sama-sama seorang pesepakbola, sama-sama manusia, dan kami harus berjuang bersama-sama untuk hal ini,” tegasnya.

Dia kemudian melaporkan kejadian itu kepada steward. Dinckes yang datang bersama anaknya juga berusaha menegur para pelaku, tapi dibalas dengan kata-kata tak senonoh, Berita Sepak Bola.

Pengguna Twitter lainnya kemudian bertanya kepada Dinckes apakah pelecehan rasial tersebut dilakukan pendukung Spurs? Dinckes membenarkannya.

Enam pekan lalu, suporter Tottenham juga pernah melempar kulit pisang ke depan striker Arsenal, Pierre Emerick Aubameyang. Saat itu Tottenham menang 4-2. Pelaku kemudian dilarang menyaksikan pertandingan selama empat tahun dan denda £500 atau setara Rp9 juta.

Leave a Reply