Tagliafico: Ajax ‘Tampar’ Real Madrid dalam 20 Menit

Tagliafico

Tagliafico – 20 menit awal laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Real Madrid melawan Ajax Amsterdam menentukan segalanya. Kata pemain Ajax, Nicolas Tagliafico, klubnya memberikan tamparan telak kepada Los Merengues pada momen-momen tersebut.

Dalam laga yang berlangsung hari Rabu (6/3) kemarin di Santiago Bernabeu itu, Ajax datang dengan misi yang berat. Mereka wajib mencetak minimal dua gol jika masih ingin melaju lebih jauh di ajang Liga Champions.

Di luar dugaan, Ajax berhasil melampaui target yang seharusnya diraih. Klub raksasa Belanda tersebut menang dengan skor telak 4-1. Alhasil, mereka unggul secara agregat 5-3 dan berhak lolos ke babak perempat final.

Meski bermain di markas lawan, namun Ajax tidak menunjukkan rasa gentarnya. Pada 20 menit pertama, mereka sudah unggul dua gol lebih dulu melalui aksi Hakim Ziyech dan David Neres. Momen inilah yang diyakini Tagliafico sebagai penentu permainan.

“Rencana kami adalah mencetak gol dan mencoba untuk lolos, tapi kami tak pernah berpikir bisa mencetak dua gol secepat itu,” ujar Tagliafico kepada Cadena Cope radio.

“Kami menampar Real Madrid dalam 20 menit pembuka permainan,” lanjutnya.

Real Madrid sendiri, pada pertandingan tersebut, tidak diperkuat oleh Sergio Ramos. Kapten tim yang berposisi sebagai bek itu terpaksa absen lantaran mendapatkan akumulasi kartu pada leg pertama lalu.

Dalam konferensi pers jelang laga, Erik ten Hag selaku pelatih Ajax menyatakan niatnya untuk memanfaatkan momen absennya pemain berumur 32 tahun itu. Tagliafico sendiri merasa bahwa absennya Sergio Ramos bukanlah satu-satunya faktor kemenangan Ajax.

“Sergio Ramos adalah pilar di pertahanan Madrid, tapi kami bermain dengan sempurna,” tandasnya.

Lawan Ajax di babak perempat final nanti baru akan ketahuan pada hari Jumat (15/3) mendatang, tepat setelah semua partai 16 besar digelar. Laga leg pertamanya sendiri baru akan berlangsung pada awal bulan April nanti.

Menang atas Real Madrid dengan skor 2-0 di Bernabeu jelas sulit, namun bukan mustahil. Apalagi, performa Los Galacticos -julukan Real Madrid– sedang anjlok dalam lima laga terakhir.

Selain itu, performa Ajax pada leg pertama juga tidak mengecewakan. Tagliafico merasa, kekalahan di leg pertama terjadi karena timnya kurang tajam.

“Kami tampil hebat di leg pertama, tetapi kami belum cukup tajam. Kami tahu bagaimana menekan mereka, menguasai bola,” ujar Tagliafico.

Leave a Reply