Wijnaldum Beber Rahasia Kesuksesannya Jebol Gawan Cardiff

Wijnaldum Beber Rahasia

Sport855.id – Gelandang Liverpool Georginio Wijnaldum mengaku sudah sering melatih skema set piece yang membuatnya bisa menjebol gawang Cardiff City.

Liverpool menghadapi perlawanan alot dari Cardiff saat melawat ke Cardiff City Stadium hari Minggu (21/04) kemarin. Mereka butuh 57 menit untuk bisa mencetak gol pertamanya.

Gol itu mereka ciptakan melalui skema set piece. Sepak pojok Trent-Alexander-Arnold mampu dituntaskan oleh tendangan Wijnaldum Beber Rahasia di dalam kotak penalti.

Setelah itu Liverpool baru bisa mencetak gol lagi pada menit ke-81. Pada akhirnya pasukan Jurgen Klopp ini menang dengan skor 2-0.

Wijnaldum Beber Rahasia mengaku skema set piece itu sebelumnya sudah sering ia latih bareng Trent. Namun untuk laga lawan Cardiff itu, ia memutuskan untuk membuat sedikit perubahan dan ternyata hasilnya memuaskan.

“Kami sudah berlatih untuk itu, tetapi bola datang dengan tinggi di babak pertama,” buka Wijnaldum kepada Sky Sports.

“Saya sangat bebas di babak pertama, saya mengatakan kepada Henderson untuk memberitahu Trent untuk memasukkan bola rendah. Saya berhasil dan itu merupakan akhir yang bagus,” serunya.

Pertandingan saat itu dihelat di kondisi yang sedikit tidak ideal. Cuaca saat itu cukup hangat dan lapangan cukup kering, yang dikeluhkan oleh Jurgen Klopp karena beresiko membuat pemain mengalami cedera.
Selain itu pertandingan itu juga cukup sulit menurutnya. Maka ia pun senang dengan raihan tiga poin tersebut.

“Kami tahu laga itu akan sulit, [cuacanya] hangat,” seru pemain asal Belanda ini.

“Kami bersiap dengan baik. Di babak pertama kami mendominasi dan memiliki tiga peluang besar,” tuturnya.

“kami tidak mencetak gol tetapi di babak kedua. Dengan set-piece kami mendapatkan yang pertama, tetapi kami mengendalikan permainan,” tutupnya.

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, menyebut gol tersebut dirancang dengan cerdas oleh anak asuhnya pada jeda babak pertama. Pria asal Jerman itu lantas mengungkapkan kalau pengaturan dalam situasi bola mati tersebut didasarkan pada pengalaman di paruh pertama laga.

“Jika Anda tidak menyukai sesuatu, maka pasti akan mencoba sesuatu berbeda. Sulit untuk ditentukan di lapangan karena melibatkan banyak pemain. Namun, saat turun minum, semuanya mungkin dan mereka melakukannya. Brilian,” imbuh pelatih berusia 51 tahun itu.

Tiga poin tersebut semakin meringankan langkah Liverpool merengkuh gelar juara Liga Inggris yang terakhir kali mereka rasakan pada 1989-1990. Apalagi, Si Merah kini duduk di puncak klasemen sementara dengan mengemas 88 poin, unggul dua angka dari Manchester City di urutan kedua, Berita Bola Terbaru.

Leave a Reply