Kembali ke Madrid, Zidane Bahagia Pulang ke Rumah

Zinedine Zidane

Zinedine Zidane – menyatakan bahagia bisa kembali ke rumah setelah ia resmi ditunjuk kembali menangani Real Madrid, hanya delapan bulan setelah ia memutuskan pergi.

Hasil buruk yang diraih Madrid belakangan ini membuat jajaran direksi klub terpaksa mengambil keputusan tegas dengan memecat Santiago Solari dari kursi entrenador.

Sebagai pengganti, Madrid pun kembali memanggil Zidane, pelatih yang sukses mempersembahkan tiga trofi Liga Champions bagi Los Blancos. Kali ini sosok asal Prancis itu dikontrak hingga 30 Juni 2022 mendatang.

Beberapa jam setelah resmi diumumkan, Madrid pun langsung menggelar acara perkenalan Zidane sebagai entrenador anyar Madrid di Santiago Bernabeu. Acara ini dibuka oleh presiden klub, Florentino Perez.

“Ini adalah proyek baru, sebuah era yang menjanjikan dengan satu dari simbol hebat kami yang memimpin, Zinedine Zidane,” buka Perez dalam acara presentasi seperti dikutip Marca.

“Pelatih terbaik dunia ada di sini, terima kasih Zizou atas loyalitas Anda dan menjadi bagian dari klub legendaris ini,” tambahnya.

Bukan tanpa alasan jika direksi Madrid memilih Zidane untuk kembali mengasuh Sergio Ramos cs. Eks pemain Madrid itu sukses mempersembahkan berbagai gelar selama menukangi Madrid, termasuk tiga gelar Liga Champions.

“Saya tahu ini adalah hari yang spesial, bagi semua orang, saya sangat senang dan itulah yang terpenting, seperti yang dikatakan presiden, saya sangat bahagia bisa pulang ke rumah,” tutur Zidane.

“Tak ada yang perlu dikatakan, saya sangat senang bisa kembali dan saya ingin bekerja dan membawa klub kembali ke posisi yang layak, untuk saat ini saya fokus pada latihan besok,” tukasnya.

“Hari ini sangat spesial buat saya,” ucapnya di depan wartawan saat jumpa pers usai teken kontrak dengan manajemen Real Madrid. “Saya sangat bahagia pulang ke rumah. Tidak ada sesuatu yang bisa saya katakan kecuali saya sangat bahagia bisa kembali ke rumah dan bekerja untuk menangani klub.”

Real Madrid dihantam rival beratnya, Barcelona, pada laga semi final Copa del Rey, sebuah turnamen bergengsi di dalam negeri selain kompetisi La Liga, di leg kedua. Selain itu, Los Blancos kehilangan muka setelah tersingkir di 16 besar Liga Champions menyusul kekalahanya dari Ajax Amsterdam.

Leave a Reply