Zidane: Saya Kembali Karena Cinta Real Madrid

Zinedine

Zinedine – Zidane mengungkapkan alasan dirinya bersedia menerima pinangan Real Madrid lagi usai meninggalkan Santiago Bernabeu pada akhir musim lalu.

Hasil buruk yang diraih Madrid belakangan ini membuat jajaran direksi klub terpaksa mengambil keputusan tegas dengan memecat Santiago Solari dari kursi entrenador.

Sebagai pengganti, Madrid pun kembali memanggil Zidane, pelatih yang sukses mempersembahkan tiga trofi Liga Champions bagi Los Blancos. Kali ini sosok asal Prancis itu dikontrak hingga 30 Juni 2022 mendatang

Kepergian Zidane dari Madrid pada musim panas lalu terbilang sangat mengejutkan. Pasalnya, pengumuman kepergiannya dari Bernabeu dilakukan hanya berselang lima hari dari kesuksesan Los Merengues merengkuh trofi Liga Champions di Kiev, Ukraina.

“Saya meninggalkan klub karena saya membutuhkannya, bukan waktu untuk klub, tapi skuat membutuhkannya setelah sukses memenangi segalanya. Klub harus berubah,” ungkap Zidane mengenai alasan kepergiannya dalam acara presentasi seperti dikutip Marca.

“Saya tak pergi terlalu jauh, karena saya masih tinggal di sini, tapi di atas semuanya, saya senang bekerja untuk klub dan skuat ini,” imbuhnya.

Hanya delapan bulan setelah kepergiannya, Zidane memutuskan untuk kembali ke Madrid. Sosok 46 tahun itu pun menyebut ada dua alasan yang membuat dirinya bersedia comeback.

“Saya kembali karena presiden [Florentino Perez] menghubungi saya dan karena saya mencintai presiden dan klub, saya di sini,” ujar Zinedine.

“Setelah enam bulan, saya ingin kembali melatih, saya mengambil keputusan ini demi kebaikan semua orang, kita harus melakukan perubahan,” tandasnya.

Zinedine Zidane mengungkap alasannya kembali ke Real Madrid karena mencintai klub dan presiden Florentino Perez. Ia pun antusias membantu tim pulih dari keterpurukan.

Mantan bintang Prancis ini secara mengejutkan pulang ke Santiago Bernabeu sebagai suksesor Santiago Solari dengan kesepakatan tiga tahun setelah pelatih berkebangsaan Argentina tersebut didepak klub menyusul kekalahan beruntun dari Barcelona dan Ajax Amsterdam.

Zidane pernah memimpin Los Blancos meraih gelar Liga Champions tiga musim beruntun dan total sembilan trofi sebelum memilih mundur pada Mei tahun lalu, keputusan yang menurutnya “untuk kebaikan semua orang”.

“Ini hari spesial untuk semua orang,” kata Zidane dalam presentasinya.

“Saya sangat senang kembali ke rumah. Saya tak bisa berkata apa pun – saya sangat senang kembali dan saya ingin bekerja untuk mengembalikan klub ini ke tempat seharusnya.

“Saya perhi karena perubahan dibutuhkan di akhir musim lalu, demi kebaikan semua orang, karena mereka memenangkan begitu banyak gelar. Saya kembali karena presiden menghubungi saya, dan saya mencintai dia, dan klub ini.

“Setelah delapan bulan, saya sangat ingin kembali melatih. Di akhir musim lalu, saya membuat keputusan ini demi kebaikan semua orang.

“Ini tanggung jawab besar. Semua pemain di sini sangat mencintai klub, dan saya juga demikian, saya bermain dengan logo ini, saya memenangkan banyak hal.”

Leave a Reply